SALATIGA — Guru Ekonomi dari SMA, MAN, dan SMK di Kota Salatiga memperkuat pemahaman mengenai literasi keuangan dan investasi melalui kegiatan “Program Edukasi Investor Cerdas Melalui Literasi Keuangan pada Guru SMA/MAN/SMK Muatan Ekonomi di Salatiga”, Rabu, 23 September 2026. SMA Negeri 3 Salatiga menjadi tempat pelaksanaan sekaligus memfasilitasi kegiatan bersama MGMP Ekonomi Kota Salatiga.
Kegiatan yang digelar Tim Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Semarang (Polines) tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Program diarahkan untuk meningkatkan pemahaman dan literasi keuangan, khususnya di bidang investasi, bagi para pendidik.
Narasumber dari Danareksa memberikan penguatan mengenai literasi keuangan dan investasi. Kehadiran praktisi diharapkan mempertemukan konsep ekonomi yang dipelajari di sekolah dengan persoalan keuangan yang dihadapi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si. mengapresiasi kegiatan tersebut karena literasi keuangan kini tidak cukup berhenti pada penguasaan teori ekonomi.
“Literasi keuangan perlu membangun kemampuan mengambil keputusan secara cerdas, kritis, aman, dan bertanggung jawab. Guru Ekonomi memiliki peran strategis karena pengetahuan yang diperoleh dapat diteruskan kepada peserta didik,” kata Saptono.
Menurutnya, pemahaman tersebut semakin penting ketika masyarakat dan siswa berhadapan dengan beragam tawaran investasi dan informasi keuangan. Pendidikan di sekolah dapat membantu siswa membangun kebiasaan memeriksa informasi sebelum mengambil keputusan.
“Kita berharap siswa tidak mudah tergiur investasi ilegal, janji keuntungan instan, maupun informasi keuangan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Guru dapat menjadi penggerak literasi keuangan di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Melalui fasilitasi MGMP Ekonomi Kota Salatiga, kegiatan juga menjadi ruang bagi guru lintas sekolah untuk berdiskusi dan membawa pengetahuan yang diperoleh kembali ke ruang kelas. Saptono berharap materi tidak berhenti sebagai pengetahuan peserta kegiatan, tetapi dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Ekonomi dan edukasi kepada siswa.
Dari sisi akademik, Program Studi Akuntansi Polines menempatkan peningkatan pemahaman literasi keuangan guru sebagai bagian penting dalam edukasi investor. Pengetahuan yang diperoleh guru memiliki efek berantai karena dapat diteruskan kepada siswa melalui pembelajaran di sekolah.
Kegiatan ini juga membuka ruang kerja sama antara Politeknik Negeri Semarang, SMA Negeri 3 Salatiga, MGMP Ekonomi, dan sekolah-sekolah di Salatiga dalam penguatan literasi keuangan yang lebih berkelanjutan.



0 Komentar