Puluhan Pelajar SMP/Mts se-Kota Salatiga dan Sekitarnya Adu Skill dalam Ajang Smantisa Got Talent

Dalam rangka menyermarakkan dies natalis ke-34, SMA Negeri 3 Salatiga menyelenggarakan Smantisa Got Talent (SGT) pada Jumat, 3 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan ajang pencarian bakat bagi murid SMP/MTs sederajat se-Kota Salatiga dan sekitarnya. Pada even kali ini ada 3 macam lomba, yakni e-sport, poster manual, dan solo vocal. Penyerahan piala dan sertifikat bagai para pemenang akan dilakukan pada puncak Smantisa Anniversary, Sabtu (4/10).

SGT kali ini memasuki tahun ke-3 penyelenggaraan. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Drs. Supriyanto, M.Pd. dengan pemukulan gong disaksikan oleh seluruh peserta, segenap panita, para murid, dan guru di lapangan utama. 

Dalam sambutannya, Drs. Supriyanto menegaskan bahwa even SGT ini dilaksanakan dalam rangka Smantisa Anniversay alias perayaan ulang tahun SMAN 3 Salatiga yang ke-34. Kepala Sekolah sangat berterima kasih kepada para peserta yang mewakili sekolah masing-masing untuk turut serta menyemarakkan ulang tahun SMA Negeri yang dipimpinnya.

“Saya berharap para peserta yang menang kelak dapat mendaftar dan diterima di SMA 3. SMA 3 ini tempatnya sangat nyaman untuk belajar,” tuturnya.

Ketiga jenis lomba dilaksanakan di tempat berbeda. Solo vocal di RTH Kebun Pinus, Poster manual di Smartclass room, dan e-sport di Aula Smantisa.

Berdasarkan release panitia, peserta solo vokal yang mendaftar ada 30 orang dari 12 SMP/MTs Negeri dan swasta. Namun, dua peserta tidak hadir sehingga total ada 28 peserta yang beradu vocal. Juri lomba solo vocal terdiri dari Van Afian Nugroho, S.Pd., guru seni SMA Negeri 3 Salatiga, dan Yudi Novrian Komalig, S.Sn., M.Sn., staf pengajar Prodi Seni Musik pada FBS UKSW Salatiga.

Pendaftar lomba poster manual ada 40 peserta dari SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Salatiga dan sekitarnya. Juri lomba ini adalah Hanang Tugiyanto, S.Pd., guru seni SMA Negeri 3 Salatiga, dan Dwi Atmawati, owner Sanggar Lukis bunda yang beralamat di Jalan Taman Pahlawan, Kutowinangun Lor, Salatiga.

Sementara peserta e-sport terdata 93 orang dari 13 SMP negeri dan swasta se-Kota Salatiga dan sekitarnya. Dari sejumlah itu, oleh panitia pelaksana lomba, peserta dibagi menjadi 2 pot. Masing-masing pot ada 10 team, sehingga total ada 20 team. 

“Dari 20 team itu nanti kita ambil 12 team untuk diadu sehingga masing-masing pot ada 6 team. Dari 6 team diadu lagi untuk memperebutkan bahak final. Sehingga masing-masing pot diisi 3 team,” terang seorang panitia lomba e-sport. 

Secara keseluruhan, rangkaian lomba berlangsung lancar dan mendapat sambutan hangat dari warga SMA Negeri 3 Salatiga.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar