Emas Wushu Sanda dari SMA Negeri 3 Salatiga

Kiemas Sakti Negara memegang medali emas — POPNAS Jakarta 2025
Prestasi • Wushu Sanda
JAKARTA — POPNAS / Peparpenas XI Jakarta —

Arena menjadi riuh saat nama Kiemas Sakti Negara (siswa Kelas X-1, SMA Negeri 3 Salatiga) diumumkan sebagai Juara 1 cabang Wushu Sanda. Sorak dan tepuk tangan memecah tensi gedung yang sejak pagi penuh adrenalin.

Remaja itu berdiri mantap di podium, menggenggam medali emas dan sertifikat resmi dari panitia nasional. Ekspresi bangga dan lega menyatu — buah dari latihan rutin berbulan-bulan.

🥇 Emas untuk Jawa Tengah

Prestasi ini menambah catatan medali Jawa Tengah di level nasional. Wushu Sanda adalah gabungan strategi, timing, dan kontrol emosi — bukan hanya tenaga. Final berlangsung cepat dan intens; beberapa pukulan bersih dan counter efektif menjadi pembeda. Kiemas tampil tenang, taktis, dan stabil — kualitas yang membawa kemenangan.

“Ini bukan hanya kemenangan pribadi. Ini untuk sekolah, untuk Jawa Tengah.” — Kiemas Sakti Negara
Ringkasan
Atlet: Kiemas Sakti Negara
Sekolah: SMA Negeri 3 Salatiga • Kelas X-1
Event: POPNAS XVII / Peparpenas XI — Jakarta 2025
Cabang: Wushu Sanda

🔥 Semangat Fighting Spirit dari Salatiga

Menurut pihak sekolah, prestasi ini bukan kebetulan. Kiemas dikenal disiplin — latihan pagi dan sore, ditambah sesi sparring dan analisis rekaman tanding. Meski atlet, prestasi akademik tetap dijaga; guru BK menyebut ia selalu menepati pengumpulan tugas meski sibuk latihan.

Kontingen dan foto aksi Kiemas — POPNAS 2025
Kontingen Jawa Tengah dan momen penganugerahan — POPNAS XVII / Peparpenas XI 2025.

🌍 Membawa Nama Sekolah ke Tingkat Nasional

SMA Negeri 3 Salatiga kembali membuktikan diri sebagai sekolah yang tidak hanya unggul di akademik, tapi juga di bidang olahraga. Kepala sekolah menyampaikan apresiasi dan dorongan agar prestasi ini menjadi pemicu semangat bagi siswa lain.

Kontingen Jawa Tengah pun berbangga — emas dari Wushu Sanda menambah poin penting dalam akumulasi perolehan medali.

🚀 Harapan ke Depan

Keberhasilan membuka peluang: seleksi tingkat nasional berikutnya, potensi mewakili provinsi ke event internasional, dan peran sebagai panutan bagi rekan-rekan di sekolah. Pelatih menegaskan fokus latihan selanjutnya pada peningkatan teknik dan kestabilan stamina menghadapi kompetisi bertingkat.

Poster / sertifikat Wushu — Kiemas Sakti Negara
Sertifikat & dokumentasi acara (dok. resmi).

Satu medali emas di Jakarta bukan sekadar angka — ia simbol ketekunan seorang pelajar yang berani bermimpi dan berjuang.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar