Sebanyak 169 siswa SMA Negeri 3 Salatiga tercantum dalam daftar siswa eligible Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Penetapan itu tercantum dalam Surat Keputusan Kepala Sekolah tertanggal 7 Januari 2026.
Daftar tersebut disusun secara paralel antar kelas, bukan berdasarkan proporsi masing-masing rombongan belajar. Artinya, peluang siswa ditentukan melalui pemeringkatan lintas kelas, bukan jatah per kelas.
Sekolah menyatakan metode ini digunakan untuk meningkatkan jumlah siswa yang lolos SNBP dibanding tahun sebelumnya. Dari 12 rombongan belajar, jumlah siswa eligible di tiap kelas berbeda-beda.
Pengumuman disampaikan kepada seluruh siswa kelas XII pada 9 Januari 2026. Reaksi siswa beragam—sebagian menyambut dengan sorak, sebagian lain menunjukkan emosi berbeda—menandai kuatnya tekanan psikologis yang menyertai penetapan status eligible.
Pihak sekolah juga memberikan penjelasan mengenai jalur masuk perguruan tinggi di luar SNBP, termasuk jalur tes dan pendidikan diploma, sebagai alternatif bagi siswa yang tidak tercantum dalam daftar.
Catatan penting, metode penyusunan paralel ini merupakan kebijakan internal sekolah dan tidak menjadi model baku nasional. Penerapannya sangat bergantung pada kondisi akademik, distribusi nilai, dan kebijakan internal masing-masing satuan pendidikan.

.jpeg)
.jpeg)

0 Komentar