SMA Negeri 3 Salatiga Jadi Ruang Latihan Calon Guru PPG UKSW

Salatiga, 02 Februari 2026 — SMA Negeri 3 Salatiga menerima 18 mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) sebagai bagian dari proses pembentukan guru profesional yang bersentuhan langsung dengan realitas sekolah.

Penerimaan mahasiswa berlangsung di Ruang Edutainment SMA Negeri 3 Salatiga, Senin pagi, dan dihadiri pimpinan sekolah, dosen pendamping, guru pamong, serta mahasiswa PPG dari beberapa bidang studi. Kehadiran mahasiswa ini menandai dimulainya masa praktik mengajar dan adaptasi profesional di lingkungan sekolah menengah.

Sebanyak enam mahasiswa PPG Matematika didampingi Dr. Kriswandani, S.Si., M.Pd., enam mahasiswa PPG Bimbingan dan Konseling didampingi Drs. Tritjahjo Danny S., M.Si., selaku Ketua Program Studi S1 BK, serta enam mahasiswa PPG lainnya didampingi langsung oleh Ketua Program Studi PPG UKSW, Profesor Dr. Sri Yulianto Joko Prasetyo, S.Si., M.Kom.

Dalam pengarahannya, Profesor Dr. Sri Yulianto Joko Prasetyo, S.Si., M.Kom. menekankan bahwa pengalaman praktik di sekolah merupakan fase penting yang tidak dapat digantikan oleh pembelajaran teori di kampus. Menurutnya, profesionalisme guru dibentuk melalui proses panjang yang menuntut kesiapan akademik, keteladanan, serta kemampuan membaca kebutuhan nyata peserta didik.

Ia juga meminta mahasiswa untuk membuka diri terhadap bimbingan guru pamong dan dinamika sekolah. Interaksi langsung dengan ekosistem pendidikan di SMA Negeri 3 Salatiga dinilai sebagai bekal penting sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja sebagai pendidik.

Kepala SMA Negeri 3 Salatiga, Drs. Supriyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa sekolah siap menjadi ruang belajar yang aman dan terarah bagi calon guru. Ia menegaskan bahwa mahasiswa PPL diharapkan menjaga etika, disiplin, serta memanfaatkan kesempatan praktik untuk mengasah kompetensi profesional.

Menurut Drs. Supriyanto, inovasi pembelajaran tetap terbuka selama selaras dengan kebijakan sekolah dan kondisi sumber daya yang ada. Sekolah, kata dia, mendorong kreativitas mahasiswa tanpa mengabaikan aturan dan nilai yang telah disepakati bersama.

Arahan teknis pelaksanaan PPL juga disampaikan oleh Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si., yang menekankan peran mahasiswa sebagai calon guru profesional. Ia menggarisbawahi pentingnya kepatuhan terhadap kurikulum sekolah, pembelajaran bertahap, peran guru pamong dan dosen pembimbing, ketertiban administrasi, disiplin waktu, serta komunikasi yang sehat di lingkungan sekolah.

Kehadiran mahasiswa PPG UKSW di SMA Negeri 3 Salatiga menjadi bagian dari upaya mempertemukan dunia akademik dengan praktik pendidikan sehari-hari, sekaligus memperlihatkan bagaimana sekolah berperan langsung dalam menyiapkan calon guru sebelum mereka mengajar secara mandiri di masyarakat.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar