Koordinasi Bersama antara Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan SMA Negeri 3 Salatiga

Sebagai langkah awal untuk meningkatkan sinergitas warga sekolah, Plt. Kepala SMA Negeri 3 Salatiga Supriyanto, S.Pd. mengadakan koordinasi dengan guru dan tenaga kependidikan pada Rabu siang, 15 April di Ruang Guru. 

Ini merupakan koordinasi pertama secara menyeluruh sejak dirinya resmi menjabat Pelaksana Tugas Kepala Sekolah di SMA Negeri yang teletak di Jalan Kartini Salatiga per 1 April kemarin.

Dalam kesempatan itu, Supriyanto, S.Pd. memaparkan tupoksi guru dan tendik selaku abdi negara dan abdi masyarakat. 

“Rasa nikmat mengajar itu baru kita dapatkan ketika kita tidak bisa (melaksanakan tugas) mengajar,” katanya membuka koordinasi siang itu. 

Karena itu, agar seorang guru dapat menjadi sosok yang baik dan bermanfaat bagi orang lain maka ia harus  memahami tupoksinya, memiliki niat baik, semangat mengabdi, tidak takut dibenci teman. Di samping itu, guru juga harus berani untuk tidak takut dianggap sebagai penjilat. Semua syarat itu, kata Kepala Sekolah yang berdomisili di Kecamatan Sidomukiti Salatiga ini, harus dilakukan secara konsisten atau istikamah.

Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat guru dan Tendik harus berorientasi pada pelayanan prima yang disebut BerAkhlak, yakni berorientasi pelayanan, akuntabel, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif. 

“Warga sekolah harus menguasai berbagai layanan, seperti layanan pendidikan, layanan informasi, layanan administrasi, layanan konseling,” lanjutnya.

Diingatkannya bahwa dalam memberikan penilaian terhadap siswa, guru juga harus dapat mempertanggungjawabkan penilaiannya itu.

“Ketika Bapak/Ibu memberi nilai siswa, harus dapat dilacak sejarahnya,” tegasnya.

Dalam koordinasi yang dihadiri seluruh guru dan Tendik itu, Supriyanto, S.Pd. menekankan pentingnya guru dan pegawai memahami etika birokrasi. 

“Kalau Bapak/Ibu ada masalah, selesaikan dulu dengan pimpinan sekolah. Jika (di tingfkat sekolah) tidak selesai, baru ke Cabdin, begitu seterusnya. Begitulah etika birokrasi.”

Kepala Sekolah juga mengajak agar guru dan Tendik disiplin berada di sekolah, totalitas dalam mengantarkan anak didiknya meraih prestasi, dan bersama-sama memaksimalkan lahan dan ruang di SMA Negeri 3 Salatiga.

Koordinasi yang berlangsung selama dua jam dan dalam suasana cair itu pun berakhir saat bel panjang sebagai tanda tuntasnya kegiatan di sekolah sore itu.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar