Salatiga, Kamis (9/4/2026) — Puncak kegiatan SMANTISA Heritage Ambassador & Green Entrepreneur berlangsung meriah dalam agenda Apresiasi Karya Projek Kokurikuler Fase F Kelas XII SMA Negeri 3 Salatiga, Kamis pagi, di ruang Edutainment sekolah.
Kegiatan dibuka oleh Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si., mewakili Kepala SMA Negeri 3 Salatiga. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kokurikuler merupakan pembelajaran lintas disiplin yang dirancang untuk memperkuat delapan Dimensi Profil Lulusan (DPL).
“Melalui projek ini, siswa tidak hanya menghasilkan karya, tetapi belajar mengembangkan kompetensi holistik yang mencakup delapan dimensi utama profil lulusan,” ujar Dr. Saptono Nugrohadi.
Sebanyak 12 perwakilan kelas XII tampil mempresentasikan proposal bisnis hijau terbaik mereka di hadapan panelis:
- Dian Indrihartani, S.Sos., M.Pd. (PJ Adiwiyata),
- Wiwid Haniffudin, S.Pd. (MGMP PKWU),
- Bangun Ismayadi, S.Pd. (MGMP PKWU)
Setiap kelompok diberi waktu lima menit untuk memaparkan gagasan bisnis yang lahir dari proses observasi heritage sekolah, aksi lingkungan, hingga desain kewirausahaan hijau.
Presentasi menampilkan beragam inovasi kreatif, mulai dari pengolahan sampah bernilai ekonomi, kompos ramah lingkungan, eco-brick, hingga permainan edukasi sejarah berbasis arsip sekolah.
Selain presentasi proposal bisnis, kegiatan juga diisi dengan:
- penyerahan simbolik Green Legacy,
- pameran booth karya tiap kelas,
- refleksi mendalam siswa,
- penghargaan booth terbaik dan ide bisnis terbaik.
Hari keempat ini menandai puncak perjalanan pembelajaran kokurikuler yang mengintegrasikan sejarah, lingkungan, kewirausahaan, dan kolaborasi nyata.
🔗 Selengkapnya: https://koxii2026.lovable.app

0 Komentar