Menjaga Makna Belajar Melalui Asesmen

Pelaksanaan Sumatif Bersama SMA Negeri 3 Salatiga

SMA Negeri 3 Salatiga melaksanakan Sumatif Bersama Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 pada 2–11 Maret 2026 sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran peserta didik Fase E atau Kelas X dan Fase F atau Kelas XI.

Pelaksanaan Sumatif Bersama dilakukan secara serentak untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran dan capaian pembelajaran yang telah ditempuh siswa selama satu semester. Penilaian ini menjadi bagian penting dalam proses asesmen pendidikan sekaligus dasar pertimbangan kenaikan kelas.

Berbeda dengan sekadar pengumpulan angka, asesmen sumatif dalam Kurikulum Nasional saat ini diarahkan untuk melihat perkembangan belajar peserta didik secara lebih menyeluruh. Karena itu, bentuk penilaian tidak hanya berupa tes tulis, tetapi juga dapat dilakukan melalui observasi, tugas unjuk performa, maupun kombinasi berbagai bentuk asesmen.

Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si. menegaskan bahwa penilaian pendidikan seharusnya membantu siswa memahami perkembangan dirinya, bukan sekadar menentukan angka akhir.

“Asesmen yang baik bukan hanya mengukur apa yang diingat siswa, tetapi juga membantu mereka memahami sejauh mana proses belajarnya bertumbuh,” ujar Dr. Saptono Nugrohadi.

Sekolah juga menegaskan bahwa pelaksanaan Sumatif Bersama di satuan pendidikan negeri tidak memungut biaya dari peserta didik sesuai regulasi yang berlaku. Hasil penilaian nantinya akan dilaporkan melalui sistem Data Pokok Pendidikan atau DAPODIK sebagai bagian dari pelaporan nasional pendidikan.

Di tengah dinamika pendidikan yang terus berubah, asesmen tetap menjadi salah satu cara sekolah menjaga arah pembelajaran: memastikan bahwa proses belajar tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi benar-benar membantu siswa berkembang memahami pengetahuan, keterampilan, dan tanggung jawab belajar mereka sendiri.

Lihat sumber informasi terkait:

Lihat Layar Penuh

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar