Salatiga, Senin (8/6/2026) — Sebanyak lebih dari 800 siswa kelas X dan XI SMA Negeri 3 Salatiga mengikuti kegiatan kokurikuler SARCHIE (Smantisa Art & Achievement Race) yang dikemas dalam format Batik Amazing Race, Senin (8/6/2026) di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan ice breaking dan permainan kolaboratif yang melibatkan seluruh peserta. Selanjutnya, siswa dibagi dalam kelompok lintas kelas untuk mengikuti serangkaian tantangan berbasis problem solving yang mengintegrasikan kreativitas, komunikasi, kolaborasi, dan apresiasi budaya.
Setiap kelompok harus menyelesaikan empat tantangan utama, yaitu Story Concept, Temukan Harta Karun, Team Building Games, dan Video Activity. Melalui petunjuk (clue) yang diberikan pada setiap pos, siswa ditantang menyusun konsep desain batik, mengidentifikasi bahan yang dapat dijadikan inspirasi motif, menyusun rancangan secara kolaboratif, hingga membuat video penjelasan konsep desain yang telah dirancang.
Koordinator Kokurikuler, Ari Wibowo, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna.
“Melalui Batik Amazing Race, siswa tidak hanya belajar tentang batik sebagai warisan budaya, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kerja sama yang menjadi bagian penting dari Profil Lulusan,” ujarnya.
Selain mengasah kreativitas, kegiatan ini juga menanamkan nilai gotong royong dan kecintaan terhadap budaya Indonesia melalui pendekatan pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu.
Kegiatan ditutup dengan final games, sesi refleksi, serta pengumuman kelompok terbaik berdasarkan kreativitas, kecepatan, ketepatan, dan kualitas penyelesaian tantangan.

.jpeg)
0 Komentar