Ada dua kegiatan yang saling bersinergi dilakukan SMA Negeri 3 Salatiga pada Rabu, 12 Agustus 2026. Kegiatan itu adalah Sosialisasi Program Sekolah kepada orang tua murid kelas X yang diprakarsai Bidang Humas dan Gelar Karya Projek Kokurikuler yang diprakarsai Bidang Kurikulum.
Selama dua jam sejak pukul 9 pagi, orang tua mengikuti sosialisasi program sekolah di Aula Smantisa. Kegiatan ini langsung diisi oleh Plt. Kepala Sekolah Supriyanto, S.Pd. dan staf Kesiswaan Agung Fitriyantoro, S.Pd. sebagai narasumber.
Dalam sambutannya sekaligus pemaparan materi, Supriyanto menyinggung jalannya SPMB 2026 di SMA Negeri 3 Salatiga yang melaksanakan SPMB KKO secara offline dan SPMB Reguler secara online.
“No titip, No Jastip. Ini artinya apa Bapak/Ibu. Bahwa SMA 3 tidak menerima titipan dan juga tidak menerima jasa penitipan (calon murid),” kata Pak Pri, sapaan akrab Supriyanto, S.Pd.
Menyinggung SPMB KKO yang sempat viral, Supriyanto mengatakan bahwa masalah tersebut sudah terselesaikan secara baik, sebab KKO SMA Negeri 3 Salatiga memang dikenal baik dan berintegritas sehingga banyak SMA lain yang melakukan studi tiru dengan KKO SMA 3 Salatiga.
Terkait SPMB Reguler dikatakannya bahwa untuk tahun 2026 ini nilat akhir tertinggi yang diterima di SMA 3 adalah 95,58 dan nilai terendah 56. Adapun rerata akhir 77,57.
Menyinggung sumber daya fisik dan manusia yang dimiliki SMA 3 Salatiga, Supriyanto menjelaskan bahwa dilihat dari Indeks Kepuasan Masyarakat yang diperoleh sangat memuaskan untuk ukuran kinerja dengan mutu pelayanan berkategori A.
Meski banyak mendulang prestasi, tapi berdasarkan jajak pendapat kepada kelas X yang disebar oleh Bimbingan konseling, dari 223 anak yang mengisi, 204 menyatakan akan melanjutkan kuliah (91,67%). Sisanya, 19 anak menyatakan tidak melanjutkan kuliah.
Karena itulah, Supriyanto mengajak orang tua untuk membangung kerja sama yang baik dengan sekolah, BK, dan walikelas sehingga putra-putrinya dapat belajar lebih baik di sekolah.
Menanggapi paparan Kepala Sekolah, Ketua Komite Wahyu Suryo Kusumo, S.T., M.T, mengajak para orang tua untuk menyukseskan program sekolah demi kemajuan putra-putrinya.
Sementara Agung Fitriyantoro yang mengisi materi di sesi terakhir lebih banyak menyinggung hak dan kewajiban murid selama di lingkungan seskolah. Dia juga meminta komitmen orang tua untuk bekerja sama dengan orang tua dalam mendidik karakter putra-putrinya.
Usai acara, orang tua murid dipandu para murid menuju yang sudah siaga di depan Aula menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) guna menyaksikan gelar karya projek kokurikuler sekaligus diminta menjadi juri tamu. Gelar karya ini diikuti oleh seluruh kelas dengan tema "Smantisa Food Haritage" yang menekankan pada pengolahan makanan berbahan dasar singkong.
Kepala Sekolah dan Ketua Komite juga turut menyaksikan gelar karya kokurikuler ini. Para orang tua tampak antusias menyaksikan stand pameran putra-putrinya. Apalagi dapat secara langsung melihat hasil kerja putra-putrinya beserta teman sekelasnya. Beberapa orang tua juga turut membeli hasil olahan yang dijajakan para murid.




0 Komentar