Guru dan Tendik SMA Negeri 3 Salatiga Memeriahkan HUT RI Ke-81

Tak mau ketinggalan dengan para siswa yang mengadakan perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI ke-81, guru dan tenaga kependidikan juga mengikuti lomba 17-an yang diprakarsai Bidang Humas dan Kurikulum. Bedanya, perlombaan antar kelas dilakukan selama dua hari di lapangan utama, yaitu 13-14 Agustus, sedangkan perlombaan guru dan tendik di Ruang Terbuka Hijau (RTH) selama sehari (13/8). 

Perlombaan ini tidak hanya melibatkan guru dan tendik, tapi juga para mahasiswa yang sedang melaksanakan PPL, PLP, dan PPG. Perlombaan antarkelompok guru, tendik, dan mahasiswa ini dipandu oleh Human Training Consulting (HTC) Salatiga.

Sebelum lomba-lomba dimulai, para peserta melakukan senam bersama yang dipandu oleh Siti Mardiyah, S.Pd. Dengan irama lagu yang ceria dan enerjik, peserta lomba yang mengenakan kaus bernuansa merah itu bergerak bersama mengikuti gerakan indtruktur senam. Senam bersama ini sekaligus sebagai pemanasan sebelum mengikuti lomba.

Setelah senam bersama, Tim HTC yang terdiri dari 3 personil memberikan instruksi kepada peserta untuk membentuk lingkaran besar. Ini dilakukan guna melatih konsentrasi sekaligus pembentukan kelompok atau regu secara acak. 

Akhirnya terbentuklah 6 kelompok. Tiap kelompok terdiri dari 11-12 orang. Masing-masing kelompok wajib menunjuk ketua dan menampilkan yel-yel.

Ada tiga macam lomba yang dilaksanakan, yaitu memasukkan bola-bola kecil dari galon ke dalam wadah melalui nyiru plastik yang sudah dilubangi, estafet karet gelang dengan sedotan di mulut lalu mengikatkan karet itu ke rambut peserta paling belakang.

Lomba  terakhir adalah memasukkan peluru kayu ke dalam galon air.  Di lomba ini, semua anggota kelompok matanya  ditutup dengan kain, kecuali ketua kelompok yang bertugas memberikan instruksi. 

Tiap jenis lomba terdapat babak penyisihan untuk mendapatkan urutan juara 1, 2, dan 3. 

Meski hadiah yang diterima para pemenang tidak seberapa, tapi nuansa kebersamaan dan kegembiraan yang terbangun dalam waktu selama dua jam sejak jam 8 pagi itu memberikan kenangan tersendiri bagi guru, tendik, dan mahasiswa praktikan.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar