Pada peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun ini, selain melaksanakan upacara bendera, warga SMA Negeri 3 Salatiga juga melaksanakan kerja bakti massal pada Jumat (14/8). Kerja bakti ini dilaksanakan usai upacara bendera dan dilaksanakan selama kurang lebih satu jam dan sampai bersih. Para siswa bergotong royong di bawah pengawasan walikelas dan pendamping yang sudah ditunjuk. Pendamping ini terdiri dari para guru yang bukan walikelas dan tenaga kependidikan (Tendik).
Kerja bakti massal ini sejatinya merupakan prakarsa dari Plt. Kepala Sekolah, Supriyanto, S.Pd. beberapa hari sebelumnya. Saat rapat koordinasi dengan para staf di ruang kerjanya, Supriyanto berpesan agar kerja bakti kebersihan lingkungan sekolah dicarikan waktu yang tepat. Maka disepakatilah kerja bakti ini dibarengkan dengan momen Hari Pramuka.
Walikelas, pendamping, dan para siswa melaksanakan kerja bakti di tempat-tempat yang sudah dipetakan oleh Bidang Sarpra. Hampir semua sudut sekolah sudah dipetakan, seperti lingkungan kelas, taman, dan fasilitas umum, seperti masjid. Mereka menyapu, memungut, dan mengumpulkan sampah organik dan anorganik, kemudian memasukkannya ke dalam wadah yang sudah disediakan oleh petugas kebersihan sekolah.
Pramuka Mendukung Swasembada Pangan
Sebelumnya, dalam upacara bendera, pembina upacara Kak Agus Widiyanto, S.Pd. membacakan amanat Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Komjen Pl (purn) Drs. Budi Waseso. Dikatakannya bahwa Hari Pramuka ke-65 dan Jambore Nasional tahun 2026 mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.
“Tema ini merupakan wujud komitmen gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita ke-2 Pemerintah RI tentang swasembada pangan, energi, dan air sebagai bagian dari penguatan ketahanan dan kemandirian nasional,” kata Agus Widiyanto mengutip pernyataan Ketua Kwarnas.
Lebih lanjut dikatakan bahwa dalam swasembada pangan terdapat Pendidikan, keterampilan, teknologi, kewirausahaan, pengelolaan sumber daya, serta kesiapan generasi muda untuk mengenal dan ikut menyelesaikan persoalan nyata di lingkungannya.
“Kami percaya, di antara peserta didik kita hari ini, kelas akan lahir petani dan innovator pangan, ilmuwan, teknolog, wirausahawan, professional, pemimpin masyarakat, hingga menjadi pemimpin bangsa yang berkarakter dan berintegritas,” katanya lebih lanjut.
Upacara bendera ini dihadiri oleh segenap guru, Tendik, mahasiswa praktikan, dan seluruh siswa. Mereka semuanya berseragam pramuka. Adapun sebagai petugas upacara adalah Ambalan Gudep 01.015 Kamajaya dan Gudep 01.016 Kamaratih SMA Negeri 3 Salatiga. Upacara berjalan tertib dan lancar.



0 Komentar