Data Try Out Arahkan Pemantapan TKA


SALATIGA — Hasil try out Tes Kompetensi Akademik (TKA) tidak berhenti sebagai deretan nilai bagi 416 siswa kelas XII SMA Negeri 3 Salatiga. Data dari pelaksanaan pada 9–10 September 2026 itu kini menjadi dasar sekolah untuk memetakan kebutuhan belajar siswa menjelang TKA pada Oktober.

Pemetaan tersebut terutama terlihat pada mata pelajaran pilihan. Pada hari pertama, siswa memilih 12 mata pelajaran untuk pilihan pertama. Biologi menjadi mata pelajaran dengan peminat terbanyak, yakni 121 siswa, sedangkan Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut dipilih satu siswa.

Komposisi berbeda muncul pada pilihan kedua. Dari 10 mata pelajaran yang dipilih, Sosiologi menempati posisi teratas dengan 101 siswa. Sementara itu, Biologi menjadi pilihan paling sedikit dengan dua siswa.

Bidang Kurikulum SMA Negeri 3 Salatiga, Dr. Saptono Nugrohadi, mengatakan hasil try out digunakan untuk melihat bagian pembelajaran yang masih memerlukan penguatan.

“Data ini jadi bahan evaluasi kita bersama. Di mana kekuatan dan kelemahan siswa harus segera kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Hasil tersebut kemudian dibahas Bidang Kurikulum bersama Wakil Kepala Sekolah dan wali kelas pada Jumat, 11 September 2026. Pembahasan diarahkan pada langkah yang dapat segera dilakukan agar siswa memiliki waktu cukup untuk memperkuat penguasaan materi.

Mulai Senin, 14 September 2026, sekolah menjalankan pemantapan TKA pada dua jam pelajaran pertama. Senin hingga Rabu digunakan untuk memperkuat mata pelajaran wajib, sedangkan Kamis diarahkan pada mata pelajaran pilihan. Program tersebut direncanakan berlangsung hingga pelaksanaan TKA.

Menurut Saptono, pemantapan diperlukan bukan semata untuk mengejar hasil ujian, tetapi juga untuk membaca kembali efektivitas pembelajaran yang telah diterima siswa.

“Hasil TKA tidak hanya menentukan kelanjutan studi siswa di perguruan tinggi, tetapi juga menjadi cerminan kualitas pembelajaran di sekolah kita,” katanya.

Bagi sekolah, data try out dengan demikian berfungsi sebagai alat diagnosis. Perbedaan kebutuhan dan pilihan mata pelajaran siswa menjadi dasar untuk menentukan penguatan yang lebih terarah, sehingga waktu menjelang TKA dapat digunakan untuk memperbaiki bagian yang memang masih membutuhkan perhatian.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar