SALATIGA — SMA Negeri 3 Salatiga bersama Dinas Kesehatan Kota Salatiga memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS dan pencegahan penyalahgunaan narkoba kepada siswa di aula sekolah, Senin, 31 Agustus 2026. Kegiatan tersebut tidak hanya membahas pencegahan penularan HIV, tetapi juga mengajak siswa menghindari stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV).
Materi yang diberikan membantu siswa mengenali HIV dan AIDS, cara penularan, langkah pencegahan, serta kondisi yang tidak menyebabkan seseorang tertular HIV. Pemahaman tersebut penting agar kekhawatiran terhadap HIV tidak berkembang menjadi perlakuan diskriminatif.
Pesan “Stop Stigma ODHIV” menjadi salah satu bagian yang ditekankan dalam edukasi. Siswa diajak memahami bahwa upaya pencegahan HIV perlu berjalan bersama pengetahuan yang benar dan sikap yang tidak mengucilkan orang yang hidup dengan HIV.
Informasi mengenai cara penularan menjadi bagian penting karena kesalahpahaman masih dapat memengaruhi cara seseorang memperlakukan ODHIV. Dengan mengetahui batas antara perilaku yang memiliki risiko penularan dan interaksi sosial sehari-hari yang tidak menularkan HIV, siswa memiliki dasar untuk mengambil sikap berdasarkan informasi kesehatan, bukan ketakutan.
Selain HIV/AIDS, siswa memperoleh edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Pesan pencegahan diarahkan pada kemampuan remaja menjaga kesehatan dan membuat pilihan yang lebih aman bagi masa depannya.
Materi edukasi disampaikan melalui media informasi yang dekat dengan siswa. Poster, alat bantu kampanye, dan materi visual digunakan untuk memperkenalkan pesan pencegahan sekaligus membuka pembicaraan mengenai persoalan kesehatan yang sering disertai stigma.
Kolaborasi sekolah dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga tersebut menempatkan literasi kesehatan sebagai bagian dari bekal siswa. Pencegahan tidak hanya bergantung pada kemampuan mengatakan tidak terhadap perilaku berisiko, tetapi juga pada kemampuan membedakan informasi kesehatan yang benar dari anggapan yang dapat melahirkan stigma.

0 Komentar