SALATIGA - Suasana berbeda tampak di lapangan utama SMA Negeri 3 Salatiga, Kamis (22/10). Seluruh siswa, guru, karyawan, hingga mahasiswa praktikan berbaris rapi mengenakan busana khas santri, menyambut imbauan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah dalam rangka Hari Santri Nasional 2026.
Apel pagi tersebut memiliki makna ganda. Selain untuk memperingati Hari Santri Nasional, apel ini juga menjadi momen purnatugas bagi Sugeng Riyanto, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang akan memasuki masa pensiun per 1 November mendatang.
Dalam amanat terakhirnya sebagai pembina apel, Sugeng Riyanto yang juga Ketua Takmir Masjid An-Nur SMAN 3 Salatiga menyampaikan tiga pesan penting bagi generasi muda.
"Ada tiga hal yang perlu diperhatikan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045," ujarnya di hadapan peserta apel.
Ketiga hal tersebut adalah kompetensi diri, literasi, dan karakter. Ia menegaskan bahwa karakter menjadi fondasi utama di atas kecerdasan dan kecakapan teknologi.
"Bagaimanapun pandainya kalian, bagaimanapun canggihnya literasi digital kalian, tapi tanpa karakter yang baik, ilmu kalian tidak akan membawa manfaat," tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh siswa untuk senantiasa mengimbangi ilmu pengetahuan dengan pembentukan karakter yang baik.
Usai amanat, momen haru pun tercipta. Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK), Aufa, mewakili seluruh siswa menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian Sugeng Riyanto selama bertugas. Ia mendoakan agar Sugeng Riyanto senantiasa diberi keberkahan dan lindungan Tuhan di masa purnatugas.
Sebagai simbol cinta dan penghargaan, Ketua OSIS, Yahogo, menyerahkan buket bunga kepada Sugeng Riyanto yang telah dengan ikhlas dan sabar membimbing para siswa.


0 Komentar