Asadel Raih Juara 3 Kuliner Khas Daerah Jateng

SALATIGA — Achmad Naryana Asadel, siswa kelas XII-4 SMA Negeri 3 Salatiga, meraih Juara 3 Lomba Kuliner Khas Daerah dalam Jambore Pemuda Provinsi Jawa Tengah 2026. Kompetisi yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah itu berlangsung pada 19–22 Oktober 2026 di Harris Hotel & Convention Surakarta.

Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan Asadel setelah sebelumnya meraih Juara 1 Lomba Kuliner Jajanan Khas Daerah pada Seleksi Jambore Pemuda Kota Salatiga, 8 September 2026. Kemenangan di tingkat kota memberinya kesempatan mewakili Salatiga dalam kompetisi tingkat provinsi.

Perjalanan Asadel berawal dari upayanya mengembangkan gelek, jajanan tradisional yang kini semakin jarang ditemui. Ia memanfaatkan ubi ungu dan labu kuning sebagai bahan utama untuk menghadirkan variasi warna, rasa, dan penyajian yang lebih sesuai dengan selera masa kini tanpa meninggalkan identitas kuliner daerah.

“Saya memilih ubi ungu dan labu kuning karena warna khas dari kedua bahan itu dan nilai gizinya,” kata Asadel saat menjelaskan pilihan bahan dalam persiapan lomba tingkat kota.

Sebelum mengikuti seleksi tersebut, Asadel menghabiskan tiga hari untuk mencoba dan memperbaiki resep. Proses itu mendapat pendampingan dari ibunya, Atik Nailil Izza, yang menjalankan usaha kuliner Molen Ambyar di Klaseman, Salatiga.

Pengalaman tersebut menjadi bekal awal bagi Asadel untuk menghadapi persaingan yang lebih luas. Di tingkat provinsi, ia berhasil menempati peringkat ketiga dalam kategori Kuliner Khas Daerah.

Bagi Asadel, kegiatan kuliner bukan sekadar mengikuti perlombaan. Ia memiliki ketertarikan pada dunia pengolahan makanan, khususnya bidang bakery atau pembuatan roti dan produk panggang.

“Saya lebih berminat menjadi seorang baker,” ujarnya ketika menjelaskan minat kariernya.

Di sekolah, Asadel juga aktif dalam Paskibra Pratita Wijaya, SKI, dan Pramuka. Keterlibatannya dalam berbagai kegiatan tersebut berjalan berdampingan dengan pengembangan keterampilan kuliner.

Keberhasilan di Jambore Pemuda Jawa Tengah menunjukkan bahwa jajanan tradisional dapat menjadi ruang eksplorasi bagi generasi muda. Melalui pengolahan bahan pangan lokal dan pengembangan resep, Asadel membawa salah satu kekayaan kuliner daerah dari seleksi tingkat kota hingga memperoleh penghargaan di tingkat provinsi.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar