SMA Negeri 3 Salatiga menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas pada Selasa pagi, 6 Januari 2026, sebagai langkah awal memastikan ketepatan data akademik siswa sebelum proses penilaian berjalan lebih jauh. Rakor dilaksanakan pukul 08.30 WIB di Laboratorium Komputer 2 dan berfokus pada agenda input biodata rapor Tahun Pelajaran 2025/2026.
Rapat dipimpin oleh Dr. Saptono Nugrohadi, dalam arahannya, ia menekankan bahwa akurasi biodata bukan sekadar urusan administrasi, melainkan fondasi penting bagi keadilan penilaian dan kredibilitas dokumen akademik siswa.
“Kesalahan kecil pada biodata bisa berdampak panjang. Rapor adalah dokumen resmi yang akan dibaca banyak pihak, bukan hanya sekolah, tetapi juga orang tua dan institusi lanjutan,” ujarnya saat membuka rakor.
Agenda rakor difokuskan pada penyamaan pemahaman teknis pengisian biodata rapor, termasuk konsistensi identitas siswa, kelas, dan elemen pendukung lain yang terintegrasi dengan sistem penilaian sekolah. Proses ini dinilai krusial agar data yang masuk sejak awal benar-benar valid dan tidak menimbulkan koreksi berulang di akhir semester.
Menurut Dr. Saptono, kehati-hatian pada tahap awal justru akan menghemat waktu dan energi di tahap akhir. “Sekolah yang rapi di hulu biasanya tenang di hilir. Validasi sejak sekarang adalah bentuk tanggung jawab profesional kita,” katanya.
Rakor berlangsung secara terbatas dan efektif, melibatkan unsur terkait yang langsung menangani pengelolaan data rapor. Pendekatan ini dipilih agar diskusi berjalan fokus, teknis, dan menghasilkan kesepahaman operasional yang sama.
Melalui rakor ini, SMA Negeri 3 Salatiga menegaskan komitmennya pada tata kelola akademik yang tertib, akurat, dan berpihak pada kepentingan siswa. Langkah sederhana namun fundamental ini menjadi bagian dari upaya menjaga mutu layanan pendidikan secara berkelanjutan—tenang, presisi, dan bertanggung jawab.

.jpeg)
.jpeg)
0 Komentar