Supriyanto, S.Pd.: Manusia Hebat Sudah Selesai dengan Dirinya

Ketika siswa dapat menyelesaikan urusannya sendiri, maka ia bisa menjadi manusia hebat. Demikian inti amanat yang disampaikan oleh Plt. Kepala SMA Negeri 3 Salatiga Supriyanto, S.Pd. dalam apel pagi Senin, 14 April 2026. 

Tampak hadir dalam apel pagi itu segenap guru, karyawan, para siswa, dan mahasiswa PPL. Selain itu, tampak juga sejumlah personil Polsek Sidorejo menyertai Kapolsek AKP. Sarwoko, S.H. yang juga dijadwalkan memberikan pembinaan dan informasi kepada para siswa.

Apel pagi ini merupakan kali pertama Supriyanto, S.Pd. bertatap muka secara langsung dengan para siswa sejak dilantik sebagai pelaksana tugas Kepala Sekolah di SMA Negeri 3 Salatiga. 

Dalam amanatnya, Plt. Kepala Sekolah yang tugas definitifnya di SMA Negeri 1 Ambarawa itu berharap,  para siswa SMA Negeri 3 Salatiga menjadi siswa yang lebih baik. 

"Saya berharap Anda ke depan berhasil studinya, berhasil mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, serta mampu mengubah lingkungan Anda menjadi lebih baik," tegasnya. 

Untuk mencapai keberhasilan itu, lanjutnya, para siswa harus selesai dengan urusannya sendiri. 

"Urusan yang bersifat kecil-kecil harus Anda selesaikan!" sambungnya. 

Dicontohkannya saat siswa mulai bangun pagi, beribadah, menyiapkan diri sebelum berangkat sekolah, datang tidak terlambat ke sekolah, dan mampu menempatkan diri di hadapan guru dan orang lain. 

"Jika Anda mampu menyelesaikan urusan yang kecil-kecil seperti itu, Anda akan siap menyelesaikan urusan-urusan yang lebih besar," pungkasnya. 

Sementara itu, AKP Sarwoko yang tampil usai Kepala Sekolah memberikan pembinaan, memaparkan dua hal kepada para siswa, yaitu tentang larangan penggunaan knalpot brong dan imbauan larangan terkait kegiatan May Day atau Hari Buruh.

Dikatakannya, terkait larangan penggunaan knalpot brong,  saat ini polres Salatiga masih terus melakukan penertiban terhadap pengguna knalpot brong. 

"Motor yang kedapatan melanggar akan diamankan di Satlantas Polres Salatiga," kata Sarwoko. 

Karena itu dirinya berpesan kepada para siswa jika ada yang masih menggunakan knalpot brong untuk segera menggantinya  dengan knalpot standar. 

Terkait dengan peringatan May Day, Kapolsek yang juga menjadi anggota Komite Sekolah SMA Negeri 3 Salatiga itu, menegaskan bahwa tugas utama siswa adalah belajar.  Siswa diharap tidak  bergabung dengan masyarakat yang berunjuk rasa. 

"Anda dapat menyalurkan aspirasi melalui organisasi OSIS atau bisa langsung kepada pihak sekolah," tuturnya. 

Dijelaskannya bahwa dalam rekruitmen anggota Polri ada penelusuran rekam jejak siswa. Di antara yang ditelusuri adalah dengan menelusuri keterlibatan siswa dalam kegiatan unjuk rasa. 

Karena itu, Kapolsek yang dikenal rajin menyambangi sekolah-sekolah di wilayah kerjanya ini berharap agar para siswa juga lebih  berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak merugikan diri sendiri.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar