Peminat Kelas KKO SMA Negeri 3 Salatiga TA 2026/2027 Membeludak

Antusiasme masyarakat terhadap kelas khusus olahraga (KKO) SMA Negeri 3 Salatiga sangat tinggi. Buktinya, dalam masa pendaftaran secara offline selama 3 hari, 11-13 Mei ini tercatat sebanyak 134 pendaftar. Padahal daya tampung kelas KKO sebanyak 36 siswa. 

Ini berarti rasionya sudah di angka 1 banding 3. Cukup ketat. Apalagi dalam tahap seleksi  yang akan berlangsung pada 18-21 Mei nanti, untuk cabang olahraga (cabor) prioritas, pasti akan sangat ketat. 

Dari 134 pendaftar itu, mereka  tersebar dalam 15 cabor. Cabor beregu masih mendominasi peminatnya, yaitu bola voli  sejumlah 36 pendaftar, sepak bola 28 pendaftar, dan basket 13 orang. 

Menariknya, di cabor individual, pencak silat tertinggi peminatnya dengan 18 orang pendaftar, disusul taekwondo dengan 9 orang, atletik 6 orang. Bulutangkis dan renang sama-sama 5 pendaftar, wushu 4 orang, dan panahan 3 orang. Karate dan judo sama-sama 2 pendaftar, disusul sepak takraw, tenis, dan menembak masing-masing 1 pendaftar. 

Dari jumlah pendaftar tersebut, hanya 1 pendaftar yang tidak melampirkan bukti prestasi olahraga. Namun begitu, panitia sudah memberikan pengertian kepada yang bersangkutan dan orang tuanya mengenai pembobotan dalam seleksi terkait piagam atau sertifikat kejuaraan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam SPMB KKO tahun ini, neski masih didominasi pendaftar dari Salatiga dan sekitarnya, tapi masyarakat luar daerah juga berminat mengadu peruntungan di kelas KKO SMA Negeri 3 Salatiga. Ada pendaftar dari Temanggung, Ungaran, Purwodadi, dan Wonosegoro Boyolali. 

Menariknya, dari sejumlah pendaftar itu, ada dua pasang saudara kembar yang mendaftarkan diri. Mereka tercatat berprestasi di cabor beregu, yakni sepak bola dan voli.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar