SMA Negeri 3 Salatiga telah merampungkan rangkaian tes SPMB KKO Tahun Ajaran 2026/2027 yang dilakukan secara maraton selama 4 hari dari Senin – Kamis, 18 – 21 Mei 2026. Berdasarkan daftar hadir yang diterima dari panitia SPMB, tingkat ketidakhadiran peserta pada SPMB kali ini cukup tinggi.
Menurut penuturan sekretaris SPMB, Mahetasari, alasan ketidakhadiran peserta cukup beragam. Ada peserta yang sedang melakukan pertandingan di luar kota, peserta harus menempuh ujian akhir jenjang, dan peserta memang menyatakan mengundurkan diri.
Pada tes seleksi hari pertama berupa tes kebugaran fisik yang dilaksanakan di lingkungan SMAN 3, misalnya. Dari 135 pendaftar, sebanyak 12 peserta tidak hadir. Mereka berasal dari cabang olahraga karate (1), atletik (1), wushu taolu (1), wushu sanda (2), bola voli putra (1), taekwondow (2), pencak silat (3), dan satu peserta tidak memiliki cabor.
Pada tes hari kedua beupa tes psikologi dan wawancara yang juga dilakukan di SMAN 3 Salatiga, lagi-lagi 12 peserta tidak hadir. Mereka berasal dari cabor karate (1), wushu sanda (2), wushu taolu (1), atletik (1), bola voli putra (1), bola voli (1), taekwondow (2), pencak silat (2), dan satu peserta tidak memiliki cabor.
Di dua hari terakhir tes berupa tes keterampilan cabor yang dilakukan di beberapa tempat, ketidakhadiran peserta bertambah menjadi 14 orang. Mereka berasal dari cabor karate (1), wushu sanda (2), wushu taolu (1), atletik (1), bola voli putra (1), bola voli (2), taekwondow (2), pencak silat (2), sepak takraw (1), dan satu peserta tidak memiliki cabor.
Hasil tes para peserta ini selanjutnya akan diolah untuk menentukan apakah peserta tersebut memenuhi kriteria diterima di kelas X SMA Negeri 3 Salatiga atau tidak.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
0 Komentar