Siswa SMA Negeri 3 Salatiga Mengikuti Workshop Desain Batik

Menggandeng mitra belajar Batik Selotigo, SMA Negeri 3 Salatiga menyelenggarakan workshop desain motif batik Smantisa pada Selasa, 9 Juni 2026 di ruang terbuka hijau (RTH) atau kebun pinus depan kantor ruang guru.

Kegiatan yang diprakarsai Bidang Kurikulum ini diikuti belasan siswa kelas X dan XI di bawah pengawasan langsung Tim Batik Selotigo. Mereka praktik membuat pola pada sebidang kain putih, menutup dengan cairan malam dan mewarnainya.

Kebanyakan peserta mengaku baru pertama kali belajar membatik yang sesungguhnya.

"Ya baru pertama ini, Pak, membatik," aku seorang peserta kelas XI sembari mengambil canting yang berisi cairan malam dari kompor listrik dah mengoleskannya pada pola daun yang dibuatnya.

Usai menutup pola dengan cairan malam, para peserta diarahkan untuk mewarnai motif batiknya. Warna dasar kuning, biru, dan merah ditempatkan dalam beberapa wadah plastik kecil-kecil lengkap dengan kuas dari kain dan cutton bud.

"Kalau ingin warna hijau atau ungu, kombinasi apa yang harus dicampur?" tanya tim Batik Selotigo kepada seorang peserta.

Peserta itupun menjawabnya lalu mengoplos warna warna dasar tersebut yang dimaksud. Saat ditanya apakah para peserta akan menyelesaikan praktiknya dengan tahap lorodan sehingga menghasilkan motif batik yang jadi? Owner Batik Selotigo, Dewi Nugraheni, menuturkan bahwa lorodan tetap akan didemonstrasikan.

"Soalnya kainnya harus benar-benar kering dulu. Jadi nanti cukup kita demonstrasikan saja," tuturnya.

Para peserta workshop ini merupakan perwakilan kelas yang bertugas untuk mengedukasi teman sekelas dalam praktik membatik yang akan dilaksanakan pada Rabu, keesokan harinya.

"Mereka ini besok harus mengajari teman-temannya dalam praktik membatik. Tiap kelas sudah kita sediakan kain 2 meter yang akan mereka buat batik bersama-sama," kata Ari Wibowo, S.Pd.

Menuju Sekolah Sehat dan Berwawasan Lingkungan

Workshop membatik ini merupakan rangkaian dari projek kokurikuler yang diberi nama "SARCHIE: Smantisa Art & Achievement Race" yang berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu. Projek kokurikuler ini merupakan muatan kurikulum yang harus diselesaikan oleh siswa pada semester genap ini.

Sehari sebelumnya, pada Senin (8/6) para siswa kelas X dan XI dengan didampingi koordinator kokurikuler melaksanakan senam sehat bersama di lapangan utama. Meski sinar matahari pagi sudah cukup menyengat, tapi tidak menyurutkan para siswa dan guru melaksanakan senam bersama.

Setelah senam bersama, para siswa yang dikoordinasikan oleh Bidang Kurikulum melaksanakan sarapan sehat bersama di sekitar lapangan. Sehari sebelumnya, Bidang Kurikulum sudah mengimbau para siswa supaya membawa bekal makanan atau sarapan sehat dalam tepak dan minum dalam tambler dari rumah.

Gerakan makan makanan sehat ini merupakan aksi nyata SMA Negeri 3 Salatiga dalam rangka menuju sekolah sehat dan upaya sekolah dalam mengurangi penggunaan sampah plastik dalam rangka menyongsong sekolah Adiwiyata.

Setelah menikmati sarapan sehat, para siswa diajak untuk mengikuti game edukasi tentang pengenalan lingkungan sekolah SMA Negeri 3 Salatiga. Pengenalan ini dalam rangka meningkatkan literasi siswa terhadap dunia flora yang dimiliki sekolah dan bangunan-bangunan yang ada.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar