SMA Negeri 3 Salatiga Mengadakan Sosialisasi SNBP bagi Orang Tua dan Siswa Eligible

Guna menyelaraskan persepsi pilihan di perguruan tinggi negeri (PTN) antara orang tua dan siswa, SMA Negeri 3 Salatiga menyelenggarakan sosialisasi SNBP pada Kamis, 15 Januari 2026 di Aula Smantisa.

Kegiatan sosialisasi itu diikuti 169 orang tua dan 169 siswa eligible dari 12: kelas dan dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah Drs. Supriyanto, M.Pd.

Dalam sambutannya, Drs. Supriyanto menyatakan, dengan sosialisasi SNBP ini diharapkan ada titik temu antara siswa dengan orang tuanya dalam menentukan pilihan prodi di PTN. 

"Dengan demikian, saya berharap para siswa yang lolos SNBP tahun ini bisa meningkat daripada tahun kemarin," katanya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh koordinator BK Nanda Nur Mulatsih, S.Pd. dan Drs. Kunto Susatyawan, M.Pd., praktisi pendidikan yang juga pengurus Ikatan Guru Peneliti Indonesia Provinsi Jawa Tengah. 

Nanda Nur Mulatsih memaparkan beberapa jalur masuk PTN, baik melalui SNBP maupun SNBT, beserta jadwalnya. Juga disampaikan tahapan jadwal yang harus diperhatikan oleh para  siswa. 

Selain itu, juga disampaikan bagaimana kiat memilih prodi di PTN dengan melihat daya tampung dan pilihan temannya. 

"Jangan sampai nanti kalian memilih prodi di PTN yang sama dengan temanmu sementara nilaimu lebih rendah. Ini akan membuat kalian tidak lolos," katanya.

Sementara Drs. Kunto memaparkan trik memilih prodi atau jurusan dengan melihat peluang nilai siswa jika masuk di PTN. Drs. Kunto yang pensiunan SMAN 1 Teras Boyolali ini juga menyampaikan kasus-kasus yang pernah ditemuinya dalam pembimbingan siswa eligible. Hal ini dilakukan untuk memotivasi siswa dan orang tua dalam memilih PTN secara tepat.

Dalam kegiatan sosialisasi itu juga ditampilkan testimoni atau kesaksian dari alumni SMAN 3 Salatiga yang diterima di UGM baik melalui jalur SNBP maupun SNBT/UTBK. 

Ternyata, apa yang disampaikan oleh alumni yang lolos tahun 2025 itu menarik perhatian orang tua dan siswa sehingga suasana sosialisasi menjadi hidup. Orang tua dan siswa antusias mengajukan berbagai pertanyaan seperti tentang biaya hidup di Yogya, bagaimana memilih jurusan, dan beasiswa yang disediakan universitas.

Saat sesi tanya jawab dengan Drs. Kunto, orang tua dan siswa juga antusias mengajukan pertanyaan. Dari siswa umumnya meminta saran yang tepat mengenai prodi dan PTN yang bisa dia pilih dengan nilai rapor dan nilai TKA yang diperolehnya. Sementara orang tua menanyakan bagaimana cara mendapatkan kemudahan biaya kuliah untuk anaknya kelak.

Meski acara sosialisasi secara resmi ditutup pukul 11.30, tapi antusiasme orang tua dan siswa untuk berkonsultasi secara tatap muka dengan Drs. Kunto cukup tinggi. Cukup banyak orang tua dan siswa yang mengantre untuk konsultasi secara langsung dengan Drs. Kunto.

Baca Juga

Posting Komentar

0 Komentar