SALATIGA — SMA Negeri 3 Salatiga menggelar kegiatan koreksi bersama hasil Sumatif pada 16–17 Maret 2026, tepat dua hari menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di ruang Smart Classroom dan diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas penilaian pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, guru dibagi menjadi dua kelompok, yakni Korektor 1 dan Korektor 2, guna memastikan proses koreksi berjalan objektif, efisien, dan terstandar. Pembagian ini juga dimaksudkan untuk meminimalkan subjektivitas sekaligus memperkuat validitas hasil penilaian.
Kepala SMA Negeri 3 Salatiga, Drs. Supriyanto, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian penting dari akuntabilitas pembelajaran.
“Koreksi bersama ini menjadi ruang profesional bagi guru untuk memastikan bahwa setiap nilai yang diberikan benar-benar mencerminkan capaian kompetensi siswa. Ini adalah bentuk tanggung jawab moral dan akademik kita kepada peserta didik dan orang tua,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa momentum menjelang Idulfitri menjadi refleksi tersendiri bagi guru dalam menutup proses pembelajaran dengan integritas dan ketelitian.
Sementara itu, Dr. Saptono Nugrohadi, M.Pd., M.Si., menekankan pentingnya menjadikan hasil sumatif sebagai bahan refleksi pembelajaran.
“Penilaian tidak berhenti pada angka. Guru perlu membaca data hasil sumatif sebagai dasar untuk melakukan assessment for learning, yaitu memperbaiki strategi pembelajaran; assessment as learning, yaitu mendorong siswa memahami proses belajarnya sendiri; dan assessment of learning, yaitu memastikan ketercapaian kompetensi secara objektif,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa standar ketuntasan tetap menjadi acuan utama. Siswa dinyatakan tuntas apabila memperoleh nilai minimal 75, sedangkan suatu kelas dinyatakan tuntas secara klasikal apabila minimal 85 persen siswa telah mencapai ketuntasan tersebut.
Kegiatan koreksi bersama ini juga menjadi forum diskusi antar guru dalam menyamakan persepsi terhadap kunci jawaban, rubrik penilaian, serta tingkat kesulitan soal. Dengan demikian, hasil penilaian tidak hanya akurat, tetapi juga dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.
Di tengah suasana Ramadan yang kental, kegiatan ini berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi. Guru tidak hanya menyelesaikan koreksi, tetapi juga saling berbagi praktik baik dalam pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 3 Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis data, sekaligus menutup rangkaian proses evaluasi dengan penuh tanggung jawab menjelang Hari Raya Idulfitri.



0 Komentar